Mahasiswa PPG Calon Guru Unima 2025 Gelar Lomba Cipta Video di SMA 1 Negeri Remboken, Doktor Jemy Polii: Kobarkan Semangat Literasi

oleh

MINAHASA – Mahasiswa PPG Calon Guru Universitas Negeri Manado (Unima) tahun 2025 menggelar lomba Cipta Video dalam rangka memenuhi mata kuliah Proyek Kepemimpinan, bertempat di SMA 1 Negeri Remboken, Jumat (14/03/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh SMA Negeri 1 Remboken, Kabupaten Minahasa, dengan mengangkat tema, “Mari Berliterasi”.

Diketahui, lomba ini berlangsung beberapa hari dalam rangka mengobarkan semangat literasi para siswa SMA Negeri 1 Remboken melalui ajang kreatif untuk mengampanyekan pentingnya membaca melalui media video.

Secara teknis, para siswa berlomba menciptakan video pendek yang menarik dan inspiratif, dengan fokus pada tema literasi.

Dalam arahannya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Remboken, Sem Roly Rumangit, S.Pd., M.Pd , menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa dan mengembangkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan teknologi.

“Literasi adalah kunci kemajuan. Kami ingin peserta didik menunjukkan kreativitas mereka dalam mengajak masyarakat untuk berliterasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mengundang dosen-dosen pengampu mata kuliah Proyek Kepemimpinan serta guru-guru pendamping yang menyaksikan pemutaran video karya peserta didik dengan tema literasi tersebut.

Senada dengan itu, salah satu dosen pengampu mata kuliah Proyek Kepemimpinan Dr. Jemy Polii, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seorang calon guru harus mengajak masyarakat untuk berliterasi. Dimulai dari para siswa.

”Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan kepemimpinan seorang calon guru dan memberikan kontribusi dalam mengajak masyarakat untuk berliterasi. Ayo Kobarkan semangat literasi,” ungkap Ahli bahasa Polda Sulut.

Terlihat, suasana dari para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan lomba. Mereka belajar mulai dari proses pembuatan konsep, pengambilan gambar, penyuntingan video, hingga publikasi.

Saat diwawancarai, salah satu peserta lomba, Yuro Tielung kelas XI-F2, mengatakan bahwa sangat termotivasi dengan tema lomba ini.

 

“Melalui kegiatan ini saya memperoleh banyak hal termasuk mendapatkan edukasi tentang sebuah urgensi masyarakat Indonesia tentang kurangnya perhatian masyarakat pada literasi yang sebenarnya merupakan sebuah hal yang sangat penting dan berpengaruh dengan adanya lomba video kreatif yang kemudian dipublikasikan di media sosial. Saya melihat hal ini merupakan sebuah cara kita untuk dapat memberitahu pada masyarakat luas tentang pentingnya literasi” kata Yuro.

Di sisi lain, peserta bernama Chilliano Gabriel kelas XII-F3 mengaku lomba kreatif tersebut sangat membantu dirinya untuk mengembangkan kreativitasnya.

“Setelah mengikuti lomba cipta video ini saya merasa senang dan bangga titik kegiatan ini membantu saya memahami pentingnya berinteraksi dan mengembangkan kreativitas saya. Saya berharap video saya dapat menginspirasi orang lain untuk mencintai membaca dan berliterasi. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan literasi yang lebih besar”. ucapnya.

Dewan penilai yang terdiri dari guru Bahasa Indonesia dan guru Seni Budaya PPG untuk memberikan penilaian berdasarkan beberapa kriteria, diantaranya kesesuaian dengan tema, estetika, dan pesan yang disampaikan dalam video. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, akhirnya diumumkan para pemenang lomba Cipta Video.

Juara pertama diraih oleh tim Marvel Liwoso dengan karya video berjudul “Video Mari Berliterasi” (https://youtu.be/c-7SXcVIKew?si=5WURPdNhcxc07W3K).

Seluruh karya video peserta berhasil memukau juri dengan ide cerita yang orisinal, teknik pengambilan gambar yang apik, dan pesan literasi yang kuat.
Peserta diberikan penghargaan dengan dihadiahkan trofi, hadiah uang bimbingan serta sertifikat.

Selain itu, peserta didik yang berpartisipasi juga diberikan hadiah berupa sertifikat dan hadiah sebagai partisipan. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa sertifikat, uang tunai, dan trofi.

Acara ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan SMA Negeri 1 Remboken dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa dalam rangka meningkatkan literasi di kalangan generasi muda. (Abner)