Gelar Ibadah Syukur Pelantikan dan Penyambutan Rektor Unima Periode 2025-2028, Visi Dr Joseph Kambey: Unima Unggul, Kompetitif, Mandiri dan Entrepreneurial

oleh

 

MINAHASA – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar ibadah syukur pelantikan dan menyambutan Dr. Joseph Philip Kambey, SE, Ak, MBA., sebagai Rektor Unima periode 2025-2029, bertempat di depan Kantor Pusat Unima, Kamis (6/2/2025).

Dalam ibadah tersebut, Ketua Senat Unima, Prof. Dr. Herry Sumual, M.Si., mengucapkan selamat datang kepada Rektor Unima yang baru.

“Segenap Civitas Akademika Universitas Negeri Manado mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Joseph Philip Kambey, SE, Ak, MBA., sebagai Rektor Unima periode 2025-2029,” ucap Sumual.

Rektor Unima, Dr. Joseph Philip Kambey, SE, Ak, MBA., dalam sambutannya menyampaikan rasanya terima kasih kepada seluruh civitas akademika Unima.

“Terima kasih kepada ibu dan bapak yang telah memilih saya sebagai Rektor Unima periode 2025-2029. Ini merupakan tantangan yang berat tetapi juga kesempatan dan kehormatan bagi saya untuk mengabdi serta melayani civitas akademika Unima,” ucap Kambey.

Lebih lanjut, Rektor Unima yang akrab di sapa Joje ini juga menjelaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, ia akan patuh pada aturan yang berlaku dalam mengambil setiap kebijakan.

“Saya sebagai Rektor Unima periode akan tunduk pada setiap regulasi dalam mengambil kebijakan-kebijakan. Begitupun dalam manajemen dan sistem tata kelola di kampus Unima, saya akan mendasarkan pada budaya profesional serta integritas sesuai dengan kewenangan saya sebagai Rektor,” jelasnya.

Joje juga mengungkapkan visinya sebagai Rektor Unima yakni membuat Unima menjadi unggul, kompetitif, mandiri dan entrepreneurial.

“Ibu dan bapa yang saya hormati, sebagai Rektor Unima saya mempunyai visi, untuk membuat Unima menjadi unggul, kompetitif, mandiri dan entrepreneurial. Visi ini menjadi komitmen bersama untuk menjadi Unima sebagai institusi yang berkualitas, bereputasi, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia,” ungkap Kambey.

“Kita akan berupaya membuat Unima menjadi tempat yang ideal dan nyaman bagi mahasiswa untuk belajar, mengembangkan diri serta potensi mereka dalam mencapai prestasi dan juga mencapai cita-cita mereka,” sambungnya.

Di sisi lain, Joje juga menegaskan bahwa, akan menseriusi pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI).

“Waktu saya di lantik di Jakarta pada hari Selasa tanggal 4 Februari 2025 lalu, Mendiktisaintek, Prof. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M.Sc., Ph.D, menyampaikan pesan khusus kepada saya. Pesan pak Menteri yakni berantas pungli. Pesan ini merupakan amanat yang sangat kuat dan tegas dari Pak Menteri. Untuk itu, mari bersama-sama kita mengawal agar Unima lebih bersih dari pungli dan gratifikasi,” tegas Kambey.

“Pesan kedua pak Menteri yakni meningkatkan kualitas guru sebagai lulusan Unima dan pesan terakhir pak Menteri yaitu mari membangun konsolidasi, kita bangun Unima bersama-sama kedepannya,” lanjutnya.

Joje juga mengatakan bahwa dirinya akan mensejahterakan dosen dan meningkatkan pelayanan bagi seluruh mahasiswa Unima.

“Saya akan membuat peraturan Rektor tentang kesejahteraan dosen. Saya minta waktu satu hingga dia minggu kedepan. Saya akan berupaya keras dalam memaksimalkan pelayanan seperti kebutuhan digitalisasi bagi dosen dan mahasiswa,” kata Kambey.

Diakhir sambutannya, Joje berharap agar bisa berlaku adil, setia dan rendah hati bagi seluruh civitas akademika Unima.

“Ingatkan saya dalam kepemimpinan ini jika saya tidak berlaku adil, tidak setia, dan hidup sombong. Ibu dan bapak yang hadir jadi saksi bahwa saya punya komitmen yang kuat dalam membangun Unima,” pungkas orang nomor satu di Unima ini. (Abner)